Sabtu, 27 September 2014

Perbaikan Jalanan Perumnas 2

NEWS

KAYURINGIN,BEKASI -  Mulai sebulan yang lalu warga Perumnas 2 Bekasi bisa bernafas lega dan bergembira. Jalanan yang mereka lewati sehari-hari sekarang sudah mulus sehingga tidak harus ekstra fokus dalam berkendara.

Setelah perbaikan, masyarakat pengguna jalan Kalimalang lebih memilih jalan Perumnas 2 sebagai alternatif pada saat waktu puncak kemacetan. Selama 2 tahun terakhir, keadaan sepajang jalan utama Perumnas 2 bisa di bilang sangat parah apalagi musim hujan datang. Dibutuhkan ekstra hati-hati jika melewati sepanjang jalan utama Perumnas 2. Namun sangat di sayang kan, perbaikan jalan hanya ¾ jalan saja dan masih ada jalan yang berlobang. (dara)

Perkembangan Infrastruktur Kalimalang

NEWS

KALIMALANG, BEKASI – Bagi Mahasiswa Universitas Gunadarma mungkin sudah tidak asing lagi melewati Jalan Kalimalang. Pada awal tahun kondisi jalanan kalimalang terlihat sangat rusak. Sekarang jalanan sudah di perbaiki oleh pihak pemerintah ataupun swasta. Dan dipercantik dengan dirancangnya perbatasan jalan 2 arah yang berupa tanaman.

Konsep ini seperti perbatas Jalan Raya di DKI Jakarta yang menggunakan konsep GO GREEN. Dimana perbatas di buat setinggi pinggang orang dewasa, lalu akan ditanami tanaman serta pepohonan. Selasa (22/9) pembangunan perbatasan sudah sampai pembangunan tembok setinggi pinggang orang dewasa dan tinggal finishing. Setelah itu akan ditanami tanaman.

Selain dibangun untuk keindahan tata Kota, perbatasan ini  juga dibangun demi keselamatan masyarakat yang terbiasa menyebrang tidak pada tempatnya. Jika tidak di cegah secepatnya akan membahayakan pengguna motor serta penyebrang. Karna jalan Kalimalang 24 jam tidak pernah sepi dari lalu lalang pengendara bermotor. (dara)

Jalan Kalimalang Lenggang

NEWS

KALIMALANG,BEKASI- Rabu(24/9) Jalan kalimalang yang terkenal kemacetannya setiap waktu, 2 hari terakhir ini terlihat Nampak lenggang dari para pengguna pengendara bermotor dan mobil khususnya  arah ke Bekasi dari  RS Global – Perempatan lampu merah Metropolitan Mall. Biasanya waktu Puncak kemacetan terjadi pada pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB. Kemacetan di dominasi oleh Pengendara Sepeda Motor yang berujung dengan kemacetan parah sepanjang 3 Km.

Tidak bisa dielakkan lagi bahwa Kota Bekasi merupakan salah satu kota terpadat dan juga terkenal dengan kemacetannya.  Hampir di seluruh daerah Kota Bekasi terkena dampak kemacetan. Hali ini juga di dukung keberadaan Kota bekasi yang terletak sangat dekat dengan DKI Jakarta. Salah satu jalan lintas 2 kota tersebut adalah Jalan KaliMalang ini yang memilki 2 arah Bekasi-Jakarta dan Jakarta-Bekasi.

“Ya karna saya kerja di Jakarta dan rumah di bekasi, mau ngga mau lewat jalan kalimalang” ungkap Renry (28 tahun). “macetnya lumayan parah kalo sore apalagi pas jam orang-orang pulang kerja. Tapi dari kemarin jalanan terlihat sepi pas jam 4 sore. Kurang tau kenapa tumben-tumbenan sepi. Bagus sih. Kalo bisa setiap hari kaya gini” lanjutnya saat ditanyakan tentang jalanan kalimalang yang lenggang. (Dara)

Kamis, 11 April 2013

Kelebihan Dan Kekurangan Liburan Ala Backpacker


Wisatawan yang lebih suka berlibur sendirian dikenal sebagai backpacker atau solo traveler. Backpacker pada umumnya bepergian dengan menggunakan ransel. Sebagian ada yang menyebut mereka sebagai budget traveler (wisatawan yang kegiatannya dibatasi oleh alokasi dana). Semua backpacker membuat itinerary (rencana perjalanan ke sejumlah tempat wisata) sendirian. Backpacker juga menghitung biaya-biaya yang mungkin muncul selama liburan ke tempat wisata favorit mereka. Mereka juga mencari informasi sedetail mungkin mengenai transportasi ke obyek wisata yang dituju.
Sebaliknya, bila seorang wisatawan memiliki dana yang cukup untuk bergabung dengan tour agen, mereka akan memilih paket wisata yang sesuai dengan destinasi wisata kesukaan mereka. Pada umumnya mereka berlibur dengan cara membawa koper. Itulah sebabnya mereka disebut kelompok koper. Semua kebutuhan liburan ala koper diatur oleh pihak agen wisata. Mulai dari menentukan transportasi dan rute perjalanan, menginap di hotel, tiket masuk ke tempat wisata, hingga rekomendasi tempat wisata belanja terbaik di kota tujuan.
Lalu, cara liburan manakah yang paling tepat untuk Anda? Jawabnya tergantung dana yang Anda miliki dan kepribadian Anda. Liburan ala koper maupun ala ransel sama-sama menarik. Untuk saya pribadi, saya lebih suka liburan ala backpacker. Mari kita bahas plus minus (kelebihan dan kekurangan) liburan sebagai backpacker. Berikut ini beberapa hal yang bisa saya bagi berdasarkan pengalaman saya mengikuti sejumlah kegiatan liburan ke tempat wisata murah, tempat wisata alam, tempat wisata di Jakarta, dan tempat wisata pendidikan di Indonesia.

Kelebihan Liburan Ala Backpacker
Kelebihan menjadi seorang backpacker yang utama adalah kebebasan mengelola waktu liburan. Backpacker bisa dengan leluasa menentukan itinerary, rute perjalanan, jadwal harian, lama waktu liburan ke obyek wisata, dan hal-hal kecil lainnya yang tidak mungkin dilakukan bila bergabung dengan tour agent. Karena jadwal liburan ditentukan sendiri, penjelajahan area liburan pun bisa dilakukan lebih luas dan sepuas hati backpacker.
Menjadi seorang backpacker juga memungkinkan Anda menangkap moment terbaik di tempat wisata terindah di Indonesia. Sunrise, sunset, debur ombak, festival adat, dan upacara sakral yang jarang dilakukan merupakan beberapa gambar tempat wisata yang langka untuk didapatkan. Backpacker bisa dengan mudah mengatur waktu liburan dan bersenang-senang di tempat wisata favorit mereka.
Kadang kala liburan backpacker dilakukan secara beramai-ramai, maksimal 5 orang, sehingga Anda berkesempatan menemukan kawan backpacker baru yang memiliki minat dan hobi yang sama. Dalam kondisi inilah backpacker bisa berbagi biaya liburan dengan backpacker lainnya sehingga bisa menekan pengeluaran kantong. Prinsipnya: liburan dengan biaya mini, tapi mendapat kepuasan maksi.

Kekurangan Liburan Ala Backpacker

Selain punya kelebihan, menghabiskan kegiatan traveling dengan menjadi seorang backpacker juga punya kekurangan. Karena liburan dilakukan sendirian, maka resiko menjadi korban kejahatan pun semakin besar. Oleh karena itu, setiap backpacker harus selalu mawas diri dalam perjalanan walaupun secara umum backpacker harus selalu bersikap ramah terhadap orang-orang yang baru dikenal. Fleksibel dan berpikiran terbuka adalah salah satu kunci sukses menjadi seorang backpacker.
Selain itu, backpacker juga harus siapkan dana cadangan kalau sewaktu-waktu muncul biaya yang diluar prediksi, misalnya cedera saat mendaki gunung. Kondisi di lapangan pun seringkali berbeda dari informasi yang didapatkan sebelumnya. Ada kalanya kawan sesama backpacker yang bergabung tidak sesuai dengan harapan Anda. Misalnya, dia pelit, perhitungan, mau menang sendiri, banyak mengeluhkan medan yang berat, dan lain-lain. Nah, kalau ketemu kawan sesama backpacker model begini dijamin liburan terasa menyiksa.
Secara umum, sisa tidak enaknya jadi backpacker adalah kalau terkena masalah maka Anda harus menyelesaikannya sendiri. Anda bisa mengantisipasi kekurangan liburan ala ransel ini dengan cara mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari dalam dan luar negeri. Misalnya: bertanya kepada backpacker yang sudah berpengalaman, bergabung dengan komunitas backpacker di kota terdekat, aktif dalam mailing list (milis) grup backpacker di Yahoo, maupun menjelajahi blog backpacker di internet.
Dengan memperkaya pengetahuan seputar tempat wisata tujuan, setiap backpacker bisa lebih siap jalan-jalan keliling Indonesia sendirian dengan aman, nyaman dan selamat. Ayo berlibur menjelajahi tempat wisata di Indonesia!


sumber : http://tempatwisata.web.id/kelebihan-kekurangan-liburan-ala-backpacker.html

Kamis, 19 April 2012

i am back after war of UN

alhamdulillah hari ini UN selesai. bersyukur banget ngeeeeet.. bisa refreshing deh. bisa nulis novel deh. baca novel deh. dan segala rencana rencana gue yang segudang.
gue akan ngpost tentang Putuh Abu-abu gue dan 1 postingan yang bombastis dunia akhirat. hehe
tungguin aja ya :)

Senin, 03 Oktober 2011

Keadilan dan sahabatnya



Gue selalu yakin apa yang ada di muka bumi ini. Seperti keadilan dan ketidak adilan. Naib baik maupun buruk sekalipun.  Orang jahat dan orang baik. Semua mempunyai sisi HITAM PUTIH. Yaa...itulah hidup.. apa yang kita lakukan 1 detik kemudia pun tak terdeteksi..
Dan gue yakin, ketika sebuah impian kita yang sangat indah,bagus,bahkan telah terkonsep namun hancur seketika akan mengakibatkan kita GIVE UP. Walau tidak semua orang langsung give up, pada nyatanya 10% hati kecil kita akan terkena virus itu. Benar kan?? Ngga udah muna. Rasa yang sangat amat manusia sekali.
1 lirik lagu favorite gue saat IMPIAN INDAH gue hancur adalah ‘KETIKA MIMPI MU YANG BEGITU INDAH.. TAK PERNAH TERWUJUD YA SUDAHLAH...’
Ya.. ya sudahlah... mau diapain lagi kalo impian itu benar-benar tidak bisa terwujud dengan baik. Mau nyalahin diri sendiri?? Itu ngga akan bisa merubah kejadian. Nyalahin orang lain?? Wah.. ngga ada sangkut pautnya juga.. 
Kadang gue bertanya pada orang-orang sekitar gue.. ‘terus gue mesti nyalahin siapa??’ dan orang-orang itu hanya menunjuk ke atas. Allah saw..  ya hanya Allah yang berkuasa diatas semua kemampuan manusia. Itu ilmu mutlak!

Sebuah keadilan
Adil.. sesuatu yang tidak dibeda-bedakan. Tidak ada yang merasa sedih. Kecewa. Marah. Kesal. Karena semua akan merasa senang dan bahagia ketika sebuah keadilan datang. Semua sama rata. Tapi terkadang keadilan datang pada orang-orang yang beruntung.
Dari gue kecil sampe udah punya KTP gini, suatu keadilan digambarkan pada suatu negara berlambangkan burung garuda yang masyarakatnya selalu berteriak ‘YANG KAYA MAKIN KAYA,YANG MISKIN MAKIN MISKIN’
Permasalahan yang komlpeks. Mau nyalahin orang kayanya, mereka belum tentu salah. Mau bela yang miskin,belum tentu benar juga. Karena gue sebagai orang yang tidak kaya dan tidak miskin juga, jadi.. ya netral lah. Maau dilihat dari sudut pandang manapun akan ngga ketemu jalan keluarnya. Bisa-bisa jadi wong edan!!

Jangan pernah nanya apa aja ketidak adilan dan keadilan yang pernah gue alami!!! Karena gue akan nulis sendiri tanpa kalian tanya.. *ngah ala mbeng
Gue udah hidup selama 17 tahun 8 bulan 1 hari... artinya udah beratus-ratus juta jam.. *apaiya?? Ala udin
Banyak pengalaman pahit dari kata adil. Waktu SD pernah ngga dapet sebuah ketidak adilan dari seorang guru. Saat itu gue kelas 4 SD, dan dia walas gue. Sakit hatinya sampe sekarang. Bukan pendendam tapi entah kenapa hal itu susah untuk di hapus. Benci maksimal. Karena hal ketidak adilan itu, gue nyari sensasi aja dari guru-guru lain. Gue deket-deketin mereka satu-satu. Pertama walas gue kelas 5, Bapak engkus kusnadi (nama dan wajahnya mirip bokap). Disitu setiap hari gue disuruh maju kedepan buat ngerjain pr di papan tulis (masih pake kapur). Kalo apa-apa gue. Gue lagi,gue lagi dan gue lagi. Udah kaya bokap sendiri deh. Lama-lama gue deketin guru bahasa sunda. Tau dah lupa namanya dia siapa. Tapi asli dia doer. Jadi gue dan geng, manggilnya pak doer hahahaa... (maaf ya pak?). misi kedua terselesaikan. Nilai bahasa sunda pun mulus. Lancar.. lanjut sasaran selanjutnya guru bahasa inggris, Bapak Munir. Beliau baik banget deh. Apa-apa gue dan geng gue. Karena guru agama kurang enak (secara dia cewek) jadi misi gue cukup sampai di mr.Munir. biasa banyak pro-kontra karena ketenaran gue dikalangan guru-guru itu. Maklum... gue tanggepin dengan biasa aja.

Pas SMP, alhamdulillah ya.. *ala syahrini...  gue dapet keadilan banget. Gurunya baik-baik. Sampe-sampe ruang guru jadi hak milik gue. Cuman bilang ‘pak ngga ada guru. Ngadem ya bentar?’ langsung duduk disofa. Ademnya maknyus... sambil ngadem,sambil memperdalam ilmu juga gue. Ngobrol,bercanda. Negosiasi nilai gue yang jelek. Minta naikin 0,5. Ditraktir teh botol sosro (sering banget), bubur, soto aki yang enaknya terkenal sampe seantero sd bansal 6 dan smp 2 bansal (satu gedung), hafal meja-meja guru, pencetin bel istirahat, minta kisi-kisi ulangan (gue doang yang dapet. Taro kantong baju. Kecuci. Ngga belajar. *ngah). guru yang paling deket banget sama gue itu Bapak dwi (guru elektro.) Tapi gue dapet nilai kecil mulu. Padahal soalnya itu lagi-itu lagi. Hahahaaa... payah dah!! Kak dedi (guru tapak suci). Dilapangan galaknya ampe ubun-ubun sama gue (karena gue ngga pernah serius kalo latihan dan SELALU telat) tapi pas lagi ngga ngajar seruuuu gilaaa.... TOP dah. Kaya kakak sendiri. Ganteng pula. Cihuymarihuy deh.. Bapak sahlani a.k.a pasal (kepsek) adalah sosok kepsek yang asik sedunia. Ngga ada deh kepsek yang kece kaya dia. Walau dia kepsek tapi deketnya melebihi guru ke gue dan teman-teman. Kalo ketemu gue pasti gini “hayooo dara...”
SORRY... JADI KEMANA-MANA... back to topic!!
Intinya ya waktu SD gue dapet ketidak adilan,SMP dapet 100%. SMA? Tau ah gelap!! Cuman bunda,madam,umi dan pak teguh doang yang asik. Bu ginting juga kadang doang.
Suramlah perjalanan persahabatan gue dengan guru2 sana. Kagak asik!!!
Sssst.. pertemanan di sana juga kadang menebarkan ketidakadilan. Tapi jangan bilang-bilang ya??? Kita aja yang tau.. ssssst....

Ini menurut padangan gue loh.. ngga terima ya sok atuh ngga usah marah.
Persaingan baik akademik ataupun non-akademik (pertemanan) sangat keliatan jelas banget. Asal pinter-pinter milihnya aja. Kenal dan dekat aja. Jangan terlalu dekat-dekat banget. Kalaupun dekat masih dikasih jarak lah dikit. Bukan berarti gue menutup diri sama orang lain. Tapi gue trauma pas SMP. Belajar dari pengalama aja.
Dan disana itu punya kelompok masing2. Gue? Netral aja... damai sama sana sini.
Tadinya gue mau cerita tentang salah satu tindakan ketidak adilan terhadap anak2 ke salah satu teman gue dan gue. But, next time. Pikir2 ulang lagi. Takut orangnya marah kalo baca. Nanti heboh lagi.. kan ngga lucu kalo mau lulus gue berantem. Nanti kagak asik perpisahannya dan reuniannya. Peace forever deh...

Masalah impian-impian gue sih banyak..
Impian masa pendek itu...
1.      Lancar TO,UAS,UN
2.      Lulus UN
3.      Diterima di Universitas Negeri
4.      Novel kelar
5.      Cerpen dimuat di majalah
6.      LIA lancar
7.      Les BIOLA
Udah itu aja.. itu aja yang dibuka, lainnya simpan dalam hati dan lakukan dengan keyakinan dan semangat. Setuju ngga????

Nunggu postingan gue lagi ya.. gue akan sering posting kok dari berbagai via. Via lapty indah, kakak gue, lapty dita, lapty gue, dan lapty2 yang sedang bertebaran didalam kelas..
See you
Thanks


Love Allah,my parents,my friends and my brother (afgan)


Stupied of friday





Sekolah rame kaya tempat penampungan korban tsunami. Bu As yang biasanya udah bertengger di tempat piket juga sibuk ngurusin anak-anaknya.
Kemaren dia sibuk manggilin anak2 buat cek kesehatan di poliklinik. Dia mah enak2an duduk, malah teh afni dan encus yang kualahan. Panggilin satu satu, ditensi, terus ditanyain ‘punya sakit berat ngga? Punya alergi ngga?’. Gue ditelantarin begitu sajaaaa.. yang tadinya geluh sakit maag,seketika jadi ngeluh pusing juga. Hahaha karena gue dan bilut bawel banget, teh afni akhirnya ngambilin gue obat maag. Dan setelah itu gue diem. Gue perhatiin obat berwarna biru itu. Gue bolak balik. Si bilut serius ngeliatin si encus ngetensi. Mau nanya tapi tengsin parah. “kenapa cuman diliatin? langsung dikunyah aja. Ih kamu mah!!!” ternyata teh afni merhatiin gue. Kan jadi malu gue.. hahaha maklumin aja yak.. masalahnya ngga pernah minum obat maag. Kalo kambuh biasanya minum terus makan. Karena menurut gue itu obat yang paling mujarab. Ampuh dah. Hari itu maag gue kambuh dan sakit banget,jadi ya.. terpaksa. Gue kuncah tuh obat yang rasanya aneh kaya kapur. Tiba-tiba bu as buka hape. Pas ngeluarin keren coy BB, setelah dia angkat BB nya berkaret.. Hahahaha.. Kaya gado-gado.. asli itu hape di karetin pake karet sayur yang warna kuning. Gue nahan ketawa sampe itu obat ketelen semua padahal baru dikunyah sebentar. Begonya si bilut, pas liat itu hape dia mau ketawa ngakak. Ngelirik gue nahan ketawa. Gue lirik lagi. Isyarat ‘jangan ketawa sekerang’. “yuk mba dara puyang. Udah kan obatnya??” gue manggut2. Kita pamitan sama mereka bertiga. Setelah buka pintu si bilut langsung ketawa ngakak. Anjrit kenceng banget ngomongnya ‘mba liat ngga hape bu as?? Dikaretin!!!” ketawanya dia menggelegar banget. Hahaha..
Back to Friday
Walaupun banyak yang dispen pelantikan tapi tetep aja guru2 pada masuk. Ngga memberi kami nafas. *ngah
Kelas jadi sepi. Jadi tambah dingin. Dan jadi tambah gila.
Pelajaran pertama pak heri. Cepoy-cepoy anginnya. AC baru dibersihin. Enak buat tidur untuk kaum-kaum kekurangan tidur kaya gue. Dia ngasih catatan terus ngasih conso. Soalnya mah sejenis sama yang sebelumnya di kasih. Gue sempat menyombongkan diri ke diri sendiri “gampang dar!! Merem kelar!” tapi.. 5 menit kemudian.. “ndah? Yan? Ini gimana ya?” ternyata gue salah mengeluh. Mereka belum menulis apapun. Gue hijrah ke dita. “aldiano bagaimana ini? Bingung saya!”
Dan salah mengeluh juga. Gue nemplok aja sama dita terus. Membantu jalan keluar sambil mata kreyep-kreyep. Dita melambaikan tangan. Gue ikutan gue. “tanya pak heri aja yuk dit??” usul yang bagus bukan??? Gue!!!
Kita diajarin pak heri kalo pangkatnya boleh pake koma. Akhirnya gue dita ilyas dan teman2 itung sana sini. Kita maju lagi. Dan yaaaa... anda salah!!!!
Gue jadi tambah puyeng, soalnya yang bego apa gurunya yang aneh. Dia ngasih taunya begini,eh dia juga yang bilang salah. Jadi siapa yang salah?? Hayo siapa??
Meja guru padat mereyap tuh. Ada gue,dita,indah,ita,oby,lia. Dan akhirnya mendapatkan jalan keluar ngerjain itu soal. Masalahnya tuh materi Log gue dan anak2 kurang paham jadi ngga ketemu2.
Hamzah ngajar cuman ngasih rumus yang bejibun (seperti biasa) dan ngasih conso. Bu mei cuman masuk terus keluar lagi. Sekejab matalah.
Dan waktunya pulang tibaaa...
Rencananya tuh pulang sekolah mau ke LIA liat pengumuman. Tapi malah diajak makan sama indah dan dian. Ikut deh ke kantin dengan sedikit niat online.
Mesen mie rebus kompakan. Minum minta indah saking uang gue cekak diakhir minggu. Dian ngajak gue pulang “mba daya pulang yuk?” dan gue jawab “nanti ah. Nunggu tri kelar sholat. Mau nebeng gue.”
10 menit kemudian (udah jam 12.15)
“ eh pulang yuk” indah sekarang yang ngajakin pulang. “nanti ah,, nungguin gue. Mau bareng tri gue” lalu mereka diem maen fb di lapty gue.
15 menit kemudian (jam 12.30)
“emang anak cowok udah pada pulang ya?? Sepi aja. Si tri juga ngga ngasih kabar lagi. Mau ke LIA nih..” gue dengan sedikit bete.
“ udah pada pulang lah. Kan sholatnya ngga disekolah.” Indah jawabnya kaya ngga punya dosa. Gue diem. Ngga sadar indah ngomong apaan.
“ ha? Udah pulang ndah??” dian kaget juga.
“ apaan? Udah pulang dari sholat jumat kan??” seketika gue jadi kaya orang bego ngga nyambung.
“ tadi embeng sama sarip bilang ngga sholat disini. Di mesjid yang itu” gue dan dian diem. Sunyi.
“ yuk deh pulang.” Matiin laptop. “loe kenapa ngga bilang ndah kalo ngga sholat di sekolah??”
“ tau loe ndah. Parah benget ya?!”
“ kan tadi gue udah bilang. Loenya aja yang pada diem. Yeeee..” ngga mau disalahin. Gue bete banget. Turun tangga dengan lemas.
“ waduh sepi banget. Motor tinggal dikit tuh dar!” gue itung cuman tinggal 5. Paraaaaaaaaaaah.... pupus sudah deh gue nebeng sama si tri. Males banget panas-panas naik angkot.
Karena indah yang salah ngasih info jadi dia wajib nemenin gue naik angkot. Didalam angkot gue tetep marah2 sama dia. Hahahaha...
Dia cuman ketawa2 doang pas gue ngambek. Sial!!
Jam setengah gue nyampe juga tuh di LIA. Asli panasnya josss!! Ngebakar kulit. Buru2 ke papan pengumuman. Jantung bertetak kencang. Keringet dingin. Lemes. Siapin mental kalo ngga lulus.
Papan pengumuman udah didepan mata. Nyari nama gue. Dan yaaaaaaaa... ngga luluuuuuuus.. si tri.. bukan gue.. hahahaha GUE LULUS COY!!! Perjungan banget tuh! Hasil dari move on gue!! Hasil dari serius dan nglupain hal yang ngga penting!! Dan hasil berdoa bersama di kantin bareng 2 anak rese itu.. hahahaha ngga mereka doang kok ngdoain gue. Ada banyak.. cuman kebetulan aja sebelumnya aminin doa gue. Bahagianya hari itu..
Terus gue langsung sms tri dan desti.
“ pengumuman
Gue : lulus
Desti : keterima di LIA (EL 2)
Tri : ngga lulus “

Alhamdulillah ya.. sesuatu banget..