NEWS
KAYURINGIN,BEKASI - Mulai sebulan yang lalu warga Perumnas 2 Bekasi bisa bernafas lega dan bergembira. Jalanan yang mereka lewati sehari-hari sekarang sudah mulus sehingga tidak harus ekstra fokus dalam berkendara.
Setelah perbaikan, masyarakat pengguna jalan Kalimalang lebih memilih jalan Perumnas 2 sebagai alternatif pada saat waktu puncak kemacetan. Selama 2 tahun terakhir, keadaan sepajang jalan utama Perumnas 2 bisa di bilang sangat parah apalagi musim hujan datang. Dibutuhkan ekstra hati-hati jika melewati sepanjang jalan utama Perumnas 2. Namun sangat di sayang kan, perbaikan jalan hanya ¾ jalan saja dan masih ada jalan yang berlobang. (dara)
Sabtu, 27 September 2014
Perkembangan Infrastruktur Kalimalang
NEWS
KALIMALANG, BEKASI – Bagi Mahasiswa Universitas Gunadarma mungkin sudah tidak asing lagi melewati Jalan Kalimalang. Pada awal tahun kondisi jalanan kalimalang terlihat sangat rusak. Sekarang jalanan sudah di perbaiki oleh pihak pemerintah ataupun swasta. Dan dipercantik dengan dirancangnya perbatasan jalan 2 arah yang berupa tanaman.
Konsep ini seperti perbatas Jalan Raya di DKI Jakarta yang menggunakan konsep GO GREEN. Dimana perbatas di buat setinggi pinggang orang dewasa, lalu akan ditanami tanaman serta pepohonan. Selasa (22/9) pembangunan perbatasan sudah sampai pembangunan tembok setinggi pinggang orang dewasa dan tinggal finishing. Setelah itu akan ditanami tanaman.
Selain dibangun untuk keindahan tata Kota, perbatasan ini juga dibangun demi keselamatan masyarakat yang terbiasa menyebrang tidak pada tempatnya. Jika tidak di cegah secepatnya akan membahayakan pengguna motor serta penyebrang. Karna jalan Kalimalang 24 jam tidak pernah sepi dari lalu lalang pengendara bermotor. (dara)
KALIMALANG, BEKASI – Bagi Mahasiswa Universitas Gunadarma mungkin sudah tidak asing lagi melewati Jalan Kalimalang. Pada awal tahun kondisi jalanan kalimalang terlihat sangat rusak. Sekarang jalanan sudah di perbaiki oleh pihak pemerintah ataupun swasta. Dan dipercantik dengan dirancangnya perbatasan jalan 2 arah yang berupa tanaman.
Konsep ini seperti perbatas Jalan Raya di DKI Jakarta yang menggunakan konsep GO GREEN. Dimana perbatas di buat setinggi pinggang orang dewasa, lalu akan ditanami tanaman serta pepohonan. Selasa (22/9) pembangunan perbatasan sudah sampai pembangunan tembok setinggi pinggang orang dewasa dan tinggal finishing. Setelah itu akan ditanami tanaman.
Selain dibangun untuk keindahan tata Kota, perbatasan ini juga dibangun demi keselamatan masyarakat yang terbiasa menyebrang tidak pada tempatnya. Jika tidak di cegah secepatnya akan membahayakan pengguna motor serta penyebrang. Karna jalan Kalimalang 24 jam tidak pernah sepi dari lalu lalang pengendara bermotor. (dara)
Jalan Kalimalang Lenggang
NEWS
KALIMALANG,BEKASI- Rabu(24/9) Jalan kalimalang yang terkenal kemacetannya setiap waktu, 2 hari terakhir ini terlihat Nampak lenggang dari para pengguna pengendara bermotor dan mobil khususnya arah ke Bekasi dari RS Global – Perempatan lampu merah Metropolitan Mall. Biasanya waktu Puncak kemacetan terjadi pada pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB. Kemacetan di dominasi oleh Pengendara Sepeda Motor yang berujung dengan kemacetan parah sepanjang 3 Km.
Tidak bisa dielakkan lagi bahwa Kota Bekasi merupakan salah satu kota terpadat dan juga terkenal dengan kemacetannya. Hampir di seluruh daerah Kota Bekasi terkena dampak kemacetan. Hali ini juga di dukung keberadaan Kota bekasi yang terletak sangat dekat dengan DKI Jakarta. Salah satu jalan lintas 2 kota tersebut adalah Jalan KaliMalang ini yang memilki 2 arah Bekasi-Jakarta dan Jakarta-Bekasi.
“Ya karna saya kerja di Jakarta dan rumah di bekasi, mau ngga mau lewat jalan kalimalang” ungkap Renry (28 tahun). “macetnya lumayan parah kalo sore apalagi pas jam orang-orang pulang kerja. Tapi dari kemarin jalanan terlihat sepi pas jam 4 sore. Kurang tau kenapa tumben-tumbenan sepi. Bagus sih. Kalo bisa setiap hari kaya gini” lanjutnya saat ditanyakan tentang jalanan kalimalang yang lenggang. (Dara)
KALIMALANG,BEKASI- Rabu(24/9) Jalan kalimalang yang terkenal kemacetannya setiap waktu, 2 hari terakhir ini terlihat Nampak lenggang dari para pengguna pengendara bermotor dan mobil khususnya arah ke Bekasi dari RS Global – Perempatan lampu merah Metropolitan Mall. Biasanya waktu Puncak kemacetan terjadi pada pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB. Kemacetan di dominasi oleh Pengendara Sepeda Motor yang berujung dengan kemacetan parah sepanjang 3 Km.
Tidak bisa dielakkan lagi bahwa Kota Bekasi merupakan salah satu kota terpadat dan juga terkenal dengan kemacetannya. Hampir di seluruh daerah Kota Bekasi terkena dampak kemacetan. Hali ini juga di dukung keberadaan Kota bekasi yang terletak sangat dekat dengan DKI Jakarta. Salah satu jalan lintas 2 kota tersebut adalah Jalan KaliMalang ini yang memilki 2 arah Bekasi-Jakarta dan Jakarta-Bekasi.
“Ya karna saya kerja di Jakarta dan rumah di bekasi, mau ngga mau lewat jalan kalimalang” ungkap Renry (28 tahun). “macetnya lumayan parah kalo sore apalagi pas jam orang-orang pulang kerja. Tapi dari kemarin jalanan terlihat sepi pas jam 4 sore. Kurang tau kenapa tumben-tumbenan sepi. Bagus sih. Kalo bisa setiap hari kaya gini” lanjutnya saat ditanyakan tentang jalanan kalimalang yang lenggang. (Dara)
Kamis, 11 April 2013
Kelebihan Dan Kekurangan Liburan Ala Backpacker
Wisatawan yang lebih suka berlibur sendirian dikenal sebagai backpacker
atau solo traveler. Backpacker pada umumnya bepergian dengan menggunakan
ransel. Sebagian ada yang menyebut mereka sebagai budget traveler
(wisatawan yang kegiatannya dibatasi oleh alokasi dana). Semua
backpacker membuat itinerary (rencana perjalanan ke sejumlah tempat
wisata) sendirian. Backpacker juga menghitung biaya-biaya yang mungkin
muncul selama liburan ke tempat wisata favorit mereka. Mereka juga
mencari informasi sedetail mungkin mengenai transportasi ke obyek wisata
yang dituju.
Sebaliknya, bila seorang wisatawan memiliki dana yang cukup untuk
bergabung dengan tour agen, mereka akan memilih paket wisata yang sesuai
dengan destinasi wisata kesukaan mereka. Pada umumnya mereka berlibur
dengan cara membawa koper. Itulah sebabnya mereka disebut kelompok
koper. Semua kebutuhan liburan ala koper diatur oleh pihak agen wisata.
Mulai dari menentukan transportasi dan rute perjalanan, menginap di
hotel, tiket masuk ke tempat wisata, hingga rekomendasi tempat wisata
belanja terbaik di kota tujuan.
Lalu, cara liburan manakah yang paling tepat untuk Anda? Jawabnya
tergantung dana yang Anda miliki dan kepribadian Anda. Liburan ala koper
maupun ala ransel sama-sama menarik. Untuk saya pribadi, saya lebih
suka liburan ala backpacker. Mari kita bahas plus minus (kelebihan dan
kekurangan) liburan sebagai backpacker. Berikut ini beberapa hal yang
bisa saya bagi berdasarkan pengalaman saya mengikuti sejumlah kegiatan
liburan ke tempat wisata murah, tempat wisata alam, tempat wisata di
Jakarta, dan tempat wisata pendidikan di Indonesia.
Kelebihan Liburan Ala Backpacker
Kelebihan menjadi seorang backpacker yang utama adalah kebebasan
mengelola waktu liburan. Backpacker bisa dengan leluasa menentukan
itinerary, rute perjalanan, jadwal harian, lama waktu liburan ke obyek
wisata, dan hal-hal kecil lainnya yang tidak mungkin dilakukan bila
bergabung dengan tour agent. Karena jadwal liburan ditentukan sendiri,
penjelajahan area liburan pun bisa dilakukan lebih luas dan sepuas hati
backpacker.
Menjadi seorang backpacker juga memungkinkan Anda menangkap moment
terbaik di tempat wisata terindah di Indonesia. Sunrise, sunset, debur
ombak, festival adat, dan upacara sakral yang jarang dilakukan merupakan
beberapa gambar tempat wisata yang langka untuk didapatkan. Backpacker
bisa dengan mudah mengatur waktu liburan dan bersenang-senang di tempat
wisata favorit mereka.
Kadang kala liburan backpacker dilakukan secara beramai-ramai, maksimal 5
orang, sehingga Anda berkesempatan menemukan kawan backpacker baru yang
memiliki minat dan hobi yang sama. Dalam kondisi inilah backpacker bisa
berbagi biaya liburan dengan backpacker lainnya sehingga bisa menekan
pengeluaran kantong. Prinsipnya: liburan dengan biaya mini, tapi
mendapat kepuasan maksi.
Kekurangan Liburan Ala Backpacker
Selain punya kelebihan, menghabiskan kegiatan traveling dengan menjadi
seorang backpacker juga punya kekurangan. Karena liburan dilakukan
sendirian, maka resiko menjadi korban kejahatan pun semakin besar. Oleh
karena itu, setiap backpacker harus selalu mawas diri dalam perjalanan
walaupun secara umum backpacker harus selalu bersikap ramah terhadap
orang-orang yang baru dikenal. Fleksibel dan berpikiran terbuka adalah
salah satu kunci sukses menjadi seorang backpacker.
Selain itu, backpacker juga harus siapkan dana cadangan kalau
sewaktu-waktu muncul biaya yang diluar prediksi, misalnya cedera saat
mendaki gunung. Kondisi di lapangan pun seringkali berbeda dari
informasi yang didapatkan sebelumnya. Ada kalanya kawan sesama
backpacker yang bergabung tidak sesuai dengan harapan Anda. Misalnya,
dia pelit, perhitungan, mau menang sendiri, banyak mengeluhkan medan
yang berat, dan lain-lain. Nah, kalau ketemu kawan sesama backpacker
model begini dijamin liburan terasa menyiksa.
Secara umum, sisa tidak enaknya jadi backpacker adalah kalau terkena
masalah maka Anda harus menyelesaikannya sendiri. Anda bisa
mengantisipasi kekurangan liburan ala ransel ini dengan cara
mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari dalam dan luar negeri.
Misalnya: bertanya kepada backpacker yang sudah berpengalaman, bergabung
dengan komunitas backpacker di kota terdekat, aktif dalam mailing list
(milis) grup backpacker di Yahoo, maupun menjelajahi blog backpacker di
internet.
Dengan memperkaya pengetahuan seputar tempat wisata tujuan, setiap
backpacker bisa lebih siap jalan-jalan keliling Indonesia sendirian
dengan aman, nyaman dan selamat. Ayo berlibur menjelajahi tempat wisata
di Indonesia!
sumber : http://tempatwisata.web.id/kelebihan-kekurangan-liburan-ala-backpacker.html
Kamis, 19 April 2012
i am back after war of UN
alhamdulillah hari ini UN selesai. bersyukur banget ngeeeeet.. bisa refreshing deh. bisa nulis novel deh. baca novel deh. dan segala rencana rencana gue yang segudang.
gue akan ngpost tentang Putuh Abu-abu gue dan 1 postingan yang bombastis dunia akhirat. hehe
tungguin aja ya :)
gue akan ngpost tentang Putuh Abu-abu gue dan 1 postingan yang bombastis dunia akhirat. hehe
tungguin aja ya :)
Senin, 03 Oktober 2011
Keadilan dan sahabatnya
Gue selalu yakin apa yang ada di muka bumi ini. Seperti
keadilan dan ketidak adilan. Naib baik maupun buruk sekalipun. Orang jahat dan orang baik. Semua mempunyai
sisi HITAM PUTIH. Yaa...itulah hidup.. apa yang kita lakukan 1 detik kemudia
pun tak terdeteksi..
Dan gue yakin, ketika sebuah impian kita yang sangat
indah,bagus,bahkan telah terkonsep namun hancur seketika akan mengakibatkan
kita GIVE UP. Walau tidak semua orang langsung give up, pada nyatanya 10% hati
kecil kita akan terkena virus itu. Benar kan?? Ngga udah muna. Rasa yang sangat
amat manusia sekali.
1 lirik lagu favorite gue saat IMPIAN INDAH gue hancur adalah
‘KETIKA MIMPI MU YANG BEGITU INDAH.. TAK PERNAH TERWUJUD YA SUDAHLAH...’
Ya.. ya sudahlah... mau diapain lagi kalo impian itu benar-benar
tidak bisa terwujud dengan baik. Mau nyalahin diri sendiri?? Itu ngga akan bisa
merubah kejadian. Nyalahin orang lain?? Wah.. ngga ada sangkut pautnya
juga..
Kadang gue bertanya pada orang-orang sekitar gue.. ‘terus gue
mesti nyalahin siapa??’ dan orang-orang itu hanya menunjuk ke atas. Allah
saw.. ya hanya Allah yang berkuasa
diatas semua kemampuan manusia. Itu ilmu mutlak!
Sebuah keadilan
Adil.. sesuatu yang tidak dibeda-bedakan. Tidak ada yang
merasa sedih. Kecewa. Marah. Kesal. Karena semua akan merasa senang dan bahagia
ketika sebuah keadilan datang. Semua sama rata. Tapi terkadang keadilan datang
pada orang-orang yang beruntung.
Dari gue kecil sampe udah punya KTP gini, suatu keadilan
digambarkan pada suatu negara berlambangkan burung garuda yang masyarakatnya
selalu berteriak ‘YANG KAYA MAKIN KAYA,YANG MISKIN MAKIN MISKIN’
Permasalahan yang komlpeks. Mau nyalahin orang kayanya,
mereka belum tentu salah. Mau bela yang miskin,belum tentu benar juga. Karena
gue sebagai orang yang tidak kaya dan tidak miskin juga, jadi.. ya netral lah.
Maau dilihat dari sudut pandang manapun akan ngga ketemu jalan keluarnya.
Bisa-bisa jadi wong edan!!
Jangan pernah nanya apa aja ketidak adilan dan keadilan yang
pernah gue alami!!! Karena gue akan nulis sendiri tanpa kalian tanya.. *ngah ala
mbeng
Gue udah hidup selama 17 tahun 8 bulan 1 hari... artinya udah
beratus-ratus juta jam.. *apaiya?? Ala udin
Banyak pengalaman pahit dari kata adil. Waktu SD pernah ngga
dapet sebuah ketidak adilan dari seorang guru. Saat itu gue kelas 4 SD, dan dia
walas gue. Sakit hatinya sampe sekarang. Bukan pendendam tapi entah kenapa hal
itu susah untuk di hapus. Benci maksimal. Karena hal ketidak adilan itu, gue
nyari sensasi aja dari guru-guru lain. Gue deket-deketin mereka satu-satu. Pertama
walas gue kelas 5, Bapak engkus kusnadi (nama dan wajahnya mirip bokap). Disitu
setiap hari gue disuruh maju kedepan buat ngerjain pr di papan tulis (masih
pake kapur). Kalo apa-apa gue. Gue lagi,gue lagi dan gue lagi. Udah kaya bokap
sendiri deh. Lama-lama gue deketin guru bahasa sunda. Tau dah lupa namanya dia
siapa. Tapi asli dia doer. Jadi gue dan geng, manggilnya pak doer hahahaa...
(maaf ya pak?). misi kedua terselesaikan. Nilai bahasa sunda pun mulus. Lancar..
lanjut sasaran selanjutnya guru bahasa inggris, Bapak Munir. Beliau baik banget
deh. Apa-apa gue dan geng gue. Karena guru agama kurang enak (secara dia cewek)
jadi misi gue cukup sampai di mr.Munir. biasa banyak pro-kontra karena
ketenaran gue dikalangan guru-guru itu. Maklum... gue tanggepin dengan biasa
aja.
Pas SMP, alhamdulillah ya.. *ala syahrini... gue dapet keadilan banget. Gurunya baik-baik.
Sampe-sampe ruang guru jadi hak milik gue. Cuman bilang ‘pak ngga ada guru.
Ngadem ya bentar?’ langsung duduk disofa. Ademnya maknyus... sambil
ngadem,sambil memperdalam ilmu juga gue. Ngobrol,bercanda. Negosiasi nilai gue
yang jelek. Minta naikin 0,5. Ditraktir teh botol sosro (sering banget), bubur,
soto aki yang enaknya terkenal sampe seantero sd bansal 6 dan smp 2 bansal
(satu gedung), hafal meja-meja guru, pencetin bel istirahat, minta kisi-kisi
ulangan (gue doang yang dapet. Taro kantong baju. Kecuci. Ngga belajar. *ngah).
guru yang paling deket banget sama gue itu Bapak dwi (guru elektro.) Tapi gue
dapet nilai kecil mulu. Padahal soalnya itu lagi-itu lagi. Hahahaaa... payah
dah!! Kak dedi (guru tapak suci). Dilapangan galaknya ampe ubun-ubun sama gue
(karena gue ngga pernah serius kalo latihan dan SELALU telat) tapi pas lagi
ngga ngajar seruuuu gilaaa.... TOP dah. Kaya kakak sendiri. Ganteng pula.
Cihuymarihuy deh.. Bapak sahlani a.k.a pasal (kepsek) adalah sosok kepsek yang
asik sedunia. Ngga ada deh kepsek yang kece kaya dia. Walau dia kepsek tapi
deketnya melebihi guru ke gue dan teman-teman. Kalo ketemu gue pasti gini
“hayooo dara...”
SORRY... JADI KEMANA-MANA... back to topic!!
Intinya ya waktu SD gue dapet ketidak adilan,SMP dapet 100%.
SMA? Tau ah gelap!! Cuman bunda,madam,umi dan pak teguh doang yang asik. Bu
ginting juga kadang doang.
Suramlah perjalanan persahabatan gue dengan guru2 sana. Kagak
asik!!!
Sssst.. pertemanan di sana juga kadang menebarkan
ketidakadilan. Tapi jangan bilang-bilang ya??? Kita aja yang tau.. ssssst....
Ini menurut padangan gue loh.. ngga terima ya sok atuh ngga
usah marah.
Persaingan baik akademik ataupun non-akademik (pertemanan)
sangat keliatan jelas banget. Asal pinter-pinter milihnya aja. Kenal dan dekat
aja. Jangan terlalu dekat-dekat banget. Kalaupun dekat masih dikasih jarak lah
dikit. Bukan berarti gue menutup diri sama orang lain. Tapi gue trauma pas SMP.
Belajar dari pengalama aja.
Dan disana itu punya kelompok masing2. Gue? Netral aja...
damai sama sana sini.
Tadinya gue mau cerita tentang salah satu tindakan ketidak
adilan terhadap anak2 ke salah satu teman gue dan gue. But, next time. Pikir2
ulang lagi. Takut orangnya marah kalo baca. Nanti heboh lagi.. kan ngga lucu
kalo mau lulus gue berantem. Nanti kagak asik perpisahannya dan reuniannya.
Peace forever deh...
Masalah impian-impian gue sih banyak..
Impian masa pendek itu...
1.
Lancar
TO,UAS,UN
2.
Lulus
UN
3.
Diterima
di Universitas Negeri
4.
Novel
kelar
5.
Cerpen
dimuat di majalah
6.
LIA
lancar
7.
Les
BIOLA
Udah itu aja.. itu aja yang dibuka, lainnya simpan dalam hati
dan lakukan dengan keyakinan dan semangat. Setuju ngga????
Nunggu postingan gue lagi ya.. gue akan sering posting kok
dari berbagai via. Via lapty indah, kakak gue, lapty dita, lapty gue, dan
lapty2 yang sedang bertebaran didalam kelas..
See you
Thanks
Love Allah,my parents,my friends and my brother (afgan)
Stupied of friday
Sekolah rame kaya tempat penampungan korban tsunami. Bu As
yang biasanya udah bertengger di tempat piket juga sibuk ngurusin anak-anaknya.
Kemaren dia sibuk manggilin anak2 buat cek kesehatan di
poliklinik. Dia mah enak2an duduk, malah teh afni dan encus yang kualahan.
Panggilin satu satu, ditensi, terus ditanyain ‘punya sakit berat ngga? Punya
alergi ngga?’. Gue ditelantarin begitu sajaaaa.. yang tadinya geluh sakit
maag,seketika jadi ngeluh pusing juga. Hahaha karena gue dan bilut bawel
banget, teh afni akhirnya ngambilin gue obat maag. Dan setelah itu gue diem.
Gue perhatiin obat berwarna biru itu. Gue bolak balik. Si bilut serius
ngeliatin si encus ngetensi. Mau nanya tapi tengsin parah. “kenapa cuman
diliatin? langsung dikunyah aja. Ih kamu mah!!!” ternyata teh afni merhatiin
gue. Kan jadi malu gue.. hahaha maklumin aja yak.. masalahnya ngga pernah minum
obat maag. Kalo kambuh biasanya minum terus makan. Karena menurut gue itu obat
yang paling mujarab. Ampuh dah. Hari itu maag gue kambuh dan sakit banget,jadi
ya.. terpaksa. Gue kuncah tuh obat yang rasanya aneh kaya kapur. Tiba-tiba bu
as buka hape. Pas ngeluarin keren coy BB, setelah dia angkat BB nya berkaret.. Hahahaha..
Kaya gado-gado.. asli itu hape di karetin pake karet sayur yang warna kuning.
Gue nahan ketawa sampe itu obat ketelen semua padahal baru dikunyah sebentar.
Begonya si bilut, pas liat itu hape dia mau ketawa ngakak. Ngelirik gue nahan
ketawa. Gue lirik lagi. Isyarat ‘jangan ketawa sekerang’. “yuk mba dara puyang.
Udah kan obatnya??” gue manggut2. Kita pamitan sama mereka bertiga. Setelah
buka pintu si bilut langsung ketawa ngakak. Anjrit kenceng banget ngomongnya ‘mba
liat ngga hape bu as?? Dikaretin!!!” ketawanya dia menggelegar banget. Hahaha..
Back to Friday
Walaupun banyak yang dispen pelantikan tapi tetep aja guru2
pada masuk. Ngga memberi kami nafas. *ngah
Kelas jadi sepi. Jadi tambah dingin. Dan jadi tambah gila.
Pelajaran pertama pak heri. Cepoy-cepoy anginnya. AC baru
dibersihin. Enak buat tidur untuk kaum-kaum kekurangan tidur kaya gue. Dia
ngasih catatan terus ngasih conso. Soalnya mah sejenis sama yang sebelumnya di
kasih. Gue sempat menyombongkan diri ke diri sendiri “gampang dar!! Merem
kelar!” tapi.. 5 menit kemudian.. “ndah? Yan? Ini gimana ya?” ternyata gue
salah mengeluh. Mereka belum menulis apapun. Gue hijrah ke dita. “aldiano
bagaimana ini? Bingung saya!”
Dan salah mengeluh juga. Gue nemplok aja sama dita terus.
Membantu jalan keluar sambil mata kreyep-kreyep. Dita melambaikan tangan. Gue
ikutan gue. “tanya pak heri aja yuk dit??” usul yang bagus bukan??? Gue!!!
Kita diajarin pak heri kalo pangkatnya boleh pake koma.
Akhirnya gue dita ilyas dan teman2 itung sana sini. Kita maju lagi. Dan
yaaaa... anda salah!!!!
Gue jadi tambah puyeng, soalnya yang bego apa gurunya yang
aneh. Dia ngasih taunya begini,eh dia juga yang bilang salah. Jadi siapa yang
salah?? Hayo siapa??
Meja guru padat mereyap tuh. Ada gue,dita,indah,ita,oby,lia.
Dan akhirnya mendapatkan jalan keluar ngerjain itu soal. Masalahnya tuh materi
Log gue dan anak2 kurang paham jadi ngga ketemu2.
Hamzah ngajar cuman ngasih rumus yang bejibun (seperti
biasa) dan ngasih conso. Bu mei cuman masuk terus keluar lagi. Sekejab matalah.
Dan waktunya pulang tibaaa...
Rencananya tuh pulang sekolah mau ke LIA liat pengumuman.
Tapi malah diajak makan sama indah dan dian. Ikut deh ke kantin dengan sedikit
niat online.
Mesen mie rebus kompakan. Minum minta indah saking uang gue
cekak diakhir minggu. Dian ngajak gue pulang “mba daya pulang yuk?” dan gue
jawab “nanti ah. Nunggu tri kelar sholat. Mau nebeng gue.”
10 menit kemudian (udah jam 12.15)
“ eh pulang yuk” indah sekarang yang ngajakin pulang. “nanti
ah,, nungguin gue. Mau bareng tri gue” lalu mereka diem maen fb di lapty gue.
15 menit kemudian (jam 12.30)
“emang anak cowok udah pada pulang ya?? Sepi aja. Si tri
juga ngga ngasih kabar lagi. Mau ke LIA nih..” gue dengan sedikit bete.
“ udah pada pulang lah. Kan sholatnya ngga disekolah.” Indah
jawabnya kaya ngga punya dosa. Gue diem. Ngga sadar indah ngomong apaan.
“ ha? Udah pulang ndah??” dian kaget juga.
“ apaan? Udah pulang dari sholat jumat kan??” seketika gue
jadi kaya orang bego ngga nyambung.
“ tadi embeng sama sarip bilang ngga sholat disini. Di
mesjid yang itu” gue dan dian diem. Sunyi.
“ yuk deh pulang.” Matiin laptop. “loe kenapa ngga bilang
ndah kalo ngga sholat di sekolah??”
“ tau loe ndah. Parah benget ya?!”
“ kan tadi gue udah bilang. Loenya aja yang pada diem.
Yeeee..” ngga mau disalahin. Gue bete banget. Turun tangga dengan lemas.
“ waduh sepi banget. Motor tinggal dikit tuh dar!” gue itung
cuman tinggal 5. Paraaaaaaaaaaah.... pupus sudah deh gue nebeng sama si tri.
Males banget panas-panas naik angkot.
Karena indah yang salah ngasih info jadi dia wajib nemenin
gue naik angkot. Didalam angkot gue tetep marah2 sama dia. Hahahaha...
Dia cuman ketawa2 doang pas gue ngambek. Sial!!
Jam setengah gue nyampe juga tuh di LIA. Asli panasnya
josss!! Ngebakar kulit. Buru2 ke papan pengumuman. Jantung bertetak kencang.
Keringet dingin. Lemes. Siapin mental kalo ngga lulus.
Papan pengumuman udah didepan mata. Nyari nama gue. Dan yaaaaaaaa...
ngga luluuuuuuus.. si tri.. bukan gue.. hahahaha GUE LULUS COY!!! Perjungan
banget tuh! Hasil dari move on gue!! Hasil dari serius dan nglupain hal yang
ngga penting!! Dan hasil berdoa bersama di kantin bareng 2 anak rese itu..
hahahaha ngga mereka doang kok ngdoain gue. Ada banyak.. cuman kebetulan aja
sebelumnya aminin doa gue. Bahagianya hari itu..
Terus gue langsung sms tri dan desti.
“ pengumuman
Gue : lulus
Desti : keterima di LIA (EL 2)
Tri : ngga lulus “
Alhamdulillah ya.. sesuatu banget..
Langganan:
Postingan (Atom)